Melayani Ego

Di dalam sebuah perjalanan, kenyamanan menjadi salah satu perhatian utama. Jika keadaan tidak memaksa, pilihan biasanya menjadi banyak. Tentunya, ia keluar dengan berbagai macam konsekuensi yang harus dituntaskan di balik layar. Ada aksi dan reaksi. Dan ia mengikat. Melintasi benua dan laut yang terbuka luas adalah petualangan yang harus ditunaikan secara reguler. Suara-suara pemberitahuan dariContinue reading “Melayani Ego”

Advertisement

Dari AriReda – Still Crazy After All These Years Tour 2016: Jakarta dan Malang

Saya sedang berada di dalam sebuah perjalanan tur bersama AriReda. Akhirnya bergulir juga rencana yang ini. Ada dua tulisan cerita di balik layak. Versi saya ada di sini. Dan versinya Reda Gaudiamo ada di sini. Keduanya menjelaskan bagaimana kami bisa menjalankan sebuah tur. Pertunjukan pertama, dengan sadar memang sengaja dimulai di kota kami tercinta, Jakarta.Continue reading “Dari AriReda – Still Crazy After All These Years Tour 2016: Jakarta dan Malang”

Tur, bersama AriReda

Kawazu, kota di luar Tokyo, Februari 2016. Saya kehilangan fokus di dalam sebuah perjalanan keluarga. Bunga Sakura yang mulai bermekaran seolah kalah menarik dengan sebuah tawaran yang masuk lewat salah satu pesan Whatsapp yang diterima. Pengirimnya adalah Anitha Silvia, seorang kawan asal Surabaya. Kami berurusan dalam beberapa hal. Yang kali ini kapasitasnya sebagai penyelenggara acara.Continue reading “Tur, bersama AriReda”

Perjalanan yang Permanen

*) Buat Cirebon yang sebentar Seratus meter tidak ada artinya, apalagi dua ratus. Kaki bisa melangkah semaunya, hanya berhenti ketika ia memerintahkan pesan motorik untuk diam dan tidak lagi mengayun. Langit menjadi lebih biru. Padahal yang ditinggalkan di belakang tadi, sedang cantik-cantiknya. Jarak menjadi teman. Perjalanan yang permanen sedang dijalankan. Selalu ada yang pertama, yangContinue reading “Perjalanan yang Permanen”

Another Night to Remember: The Upstairs X Goodnight Electric di A Create Jakarta 2016

“Oomleo masih di Gojek katanya barusan,” kata Gepeng, manajer Goodnight Electric pada Jimi Multazham dan Henry Foundation (Batman) yang duduk bersama sejumlah orang di ruangan depan Beatspace Studio di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Waktu sudah menunjukan pukul 21.40-an, nyaris dua jam sejak waktu latihan The Upstairs X Goodnight Electric dijadwalkan. Para personil Goodnight Electric memangContinue reading “Another Night to Remember: The Upstairs X Goodnight Electric di A Create Jakarta 2016”

Toko Musik dan Soundstage

Jika sebelumnya, Toko Musik sudah mulai proses pengambilan gambarnya, maka sekarang giliran Soundstage. Keduanya adalah program yang digarap dengan napas merekam banyak talenta bagus di scene musik independen. Dua seri ini adalah produk awal hasil kolaborasi yang dihasilkan dari pekerjaan saya sebagai konsultan di Soundquarium, salah satu qube (semacam channel) di Qubicle. Apa itu Qubicle?Continue reading “Toko Musik dan Soundstage”

Berpisah dengan Masa Lalu di Records Store Day Indonesia 2016

Records Store Day akan tiba lagi di Indonesia akhir pekan mendatang, 16-17 April 2016. Ah, that time of the year again. Tahun lalu, saya berhasil memulai sebuah tradisi; berpisah dengan masa lalu yang kesempitan. Baju-baju band masa lalu yang kesempitan, akhirnya berhasil dilego. Hasilnya, lumayan. Besar, malah. Berpisah dengan masa lalu itu, susah. Saya rasaContinue reading “Berpisah dengan Masa Lalu di Records Store Day Indonesia 2016”

Capital: Sedih tapi Tidak Cengeng

Mereka yang curiga bahwa cinta long distance itu buat menderita, mungkin bisa menemukan jawabnya dengan bertanya pada lima lelaki yang bermain di bawah nama Kaveh Kanes; tiga orang personil dan dua sisanya pemain tamu. Mereka terpisah di tiga kota, Jakarta, Cirebon dan Jogjakarta. Band ini, mampu bertahan kendati jarak menjadi musuh. Klasik, kelas pekerja buatanContinue reading “Capital: Sedih tapi Tidak Cengeng”

Semiotika dan Ruang yang Mengubah Wajah Jambi

Ketika memutuskan untuk menulis tulisan ini, saya langsung teringat pengalaman pertama menjejakan kaki di Jambi. Kapal udara yang membawa saya, mendarat sedikit keras di landasan yang tidak panjang. Matahari bersinar terang. Kekagetan muncul karena kondisi pendaratan yang tidak sempurna. Ruko-ruko kemudian melintas di pandangan. “Kota ini tidak spesial,” ucap saya dalam hati. Judgemental memang, tapiContinue reading “Semiotika dan Ruang yang Mengubah Wajah Jambi”

Raksasa Itu Bernama Dewa19: Kata Pengantar untuk Sounds from the Corner

Malam itu, hidup berlangsung dengan begitu meriah. Energi ada di level penuh, siap teriak-teriak. Settingnya sebuah taman super besar yang sanggup menampung belasan ribu orang sekaligus. Raksasa akan bangun dari tidur dan siap membangunkan berbagai macam romansa lama yang pernah tercipta. Raksasa itu bernama Dewa19. Setiap anak muda Indonesia yang hidup di 90-an, pasti pernahContinue reading “Raksasa Itu Bernama Dewa19: Kata Pengantar untuk Sounds from the Corner”