Metronom

Ia datang lagi. Kenangan lama beralih wujud. Kembali. Sedari pagi lalu kemudian menyentuh malam. Waktu tidak terasa. (Menemani) rekaman. Hal-hal bagus memang menghampiri, untuk kemudian bisa kembali ke titik ini. Melihat dan mendengar dari dekat adalah keberuntungan. Bahaya memang kalau kualitas sudah dipendam dan dipupuk sejak puluhan tahun yang lalu. Sekalinya keluar, cenderung tidak bisaContinue reading “Metronom”

Advertisement

Tur, bersama AriReda

Kawazu, kota di luar Tokyo, Februari 2016. Saya kehilangan fokus di dalam sebuah perjalanan keluarga. Bunga Sakura yang mulai bermekaran seolah kalah menarik dengan sebuah tawaran yang masuk lewat salah satu pesan Whatsapp yang diterima. Pengirimnya adalah Anitha Silvia, seorang kawan asal Surabaya. Kami berurusan dalam beberapa hal. Yang kali ini kapasitasnya sebagai penyelenggara acara.Continue reading “Tur, bersama AriReda”

Inspirasi dari #LiveAtRUMAHBONITA

Sejatinya, rumah adalah tempat banyak keajaiban diawali. Rongga-rongga berpikir yang banyak, terkadang menghadirkan berbagai cerita seru yang sederhana. Buat pasangan Petrus Briyanto Adi dan Bonita Adi, itu diterjemahkan menjadi satu seri konser yang sangat menyenangkan. Cinere adalah tempat yang jauh. Saya familiar dengannya, tapi tidak pernah habis pikir dengan mereka yang sehari-hari mondar-mandir ke daerahContinue reading “Inspirasi dari #LiveAtRUMAHBONITA”

AriReda

Ini AriReda; Ari Malibu dan Reda Gaudiamo. Alam raya mempertemukan kami di RRREC Fest 2014 yang lalu di Tanakita, Sukabumi. Mereka main di bawah pohon jengkol, persis setelah senja pergi memberi ruang pada gelap malam. Romantis. Plus, suasana selepas hujan menambah bumbu. Ari ternyata bernama belakang Malibu –baru disadari kemudian setelah diperhatikan dengan seksama— adalahContinue reading “AriReda”