Perjalanan yang Permanen

*) Buat Cirebon yang sebentar Seratus meter tidak ada artinya, apalagi dua ratus. Kaki bisa melangkah semaunya, hanya berhenti ketika ia memerintahkan pesan motorik untuk diam dan tidak lagi mengayun. Langit menjadi lebih biru. Padahal yang ditinggalkan di belakang tadi, sedang cantik-cantiknya. Jarak menjadi teman. Perjalanan yang permanen sedang dijalankan. Selalu ada yang pertama, yangContinue reading “Perjalanan yang Permanen”

Advertisement

Capital: Sedih tapi Tidak Cengeng

Mereka yang curiga bahwa cinta long distance itu buat menderita, mungkin bisa menemukan jawabnya dengan bertanya pada lima lelaki yang bermain di bawah nama Kaveh Kanes; tiga orang personil dan dua sisanya pemain tamu. Mereka terpisah di tiga kota, Jakarta, Cirebon dan Jogjakarta. Band ini, mampu bertahan kendati jarak menjadi musuh. Klasik, kelas pekerja buatanContinue reading “Capital: Sedih tapi Tidak Cengeng”