Pinggir Jalan Sebuah Kota Putih

Saya sedang duduk di sebuah kedai kopi di sudut Queen Street, jalan utama di Central Business District (CBD) Auckland, salah satu kota penting Selandia Baru. Ini kunjungan kedua dalam setahun belakangan. Ada bentangan waktu yang tidak main-main, Auckland maju enam jam dari waktu Jakarta. Analoginya persis seperti pergi ke Eropa, tapi kebalik. Jika biasanya mundur,Continue reading “Pinggir Jalan Sebuah Kota Putih”

Advertisement

Melayani Ego

Di dalam sebuah perjalanan, kenyamanan menjadi salah satu perhatian utama. Jika keadaan tidak memaksa, pilihan biasanya menjadi banyak. Tentunya, ia keluar dengan berbagai macam konsekuensi yang harus dituntaskan di balik layar. Ada aksi dan reaksi. Dan ia mengikat. Melintasi benua dan laut yang terbuka luas adalah petualangan yang harus ditunaikan secara reguler. Suara-suara pemberitahuan dariContinue reading “Melayani Ego”