Tur, bersama AriReda

Kawazu, kota di luar Tokyo, Februari 2016. Saya kehilangan fokus di dalam sebuah perjalanan keluarga. Bunga Sakura yang mulai bermekaran seolah kalah menarik dengan sebuah tawaran yang masuk lewat salah satu pesan Whatsapp yang diterima. Pengirimnya adalah Anitha Silvia, seorang kawan asal Surabaya. Kami berurusan dalam beberapa hal. Yang kali ini kapasitasnya sebagai penyelenggara acara.Continue reading “Tur, bersama AriReda”

Advertisement

Bermain di Cikini: Silampukau dan Kawan-Kawan

Semuanya dimulai di satu tengah malam beberapa bulan yang lalu. Waktunya memang telah dijanjikan sebelumnya, tapi orang-orang di seberang itu ngaret. Proses pengambilan gambar yang melibatkan mereka berjalan molor dari waktu seharusnya. Tapi kesabaran jadi sifat kolektif, karena semua pihak percaya bahwa kolaborasi berikutnya memang perlu diwujudkan. Pihak-pihak di seberang tadi adalah Kharis Juniandaru, EkiContinue reading “Bermain di Cikini: Silampukau dan Kawan-Kawan”

(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Surabaya

Kota keempat di rangkaian #radioofrocktourserial2 adalah Surabaya. Sehari setelah Malang yang brilian. Di sepakbola, Surabaya dan Malang tidak beda dengan Jakarta dan Bandung. Tegang. Tidak jelas kenapa. Tapi, untunglah, untuk urusan musik, keduanya masih bisa berjalan beriringan. Pertunjukan keempat di Surabaya berlangsung di sebuah gedung yang biasanya digunakan untuk venue pernikahan. Kebetulan juga, gedung iniContinue reading “(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Surabaya”

Pergi Tur, #radioofrockserial2 Dimulai

Setelah Semarang dan Jogja di tahun 2015 lalu, sekarang giliran lima kota lainnya disambangi oleh rombongan RURUradio Radio of Rock Tour. Jadi anggota perjalanannya, sangatlah menyenangkan. Pergi tur bersama-sama dengan kawan-kawan baik karena alasan musik, sungguhlah menyenangkan. Apalagi kalau ia kemudian jadi tradisi. Tahun lalu, geng RURUradio, pergi ke dua kota, Semarang dan Jogja. DiContinue reading “Pergi Tur, #radioofrockserial2 Dimulai”

Sudut Jalanan dan Batasan

Pilihan untuk menjadi penulis lepas penuh waktu, membawa sebuah pengalaman baru. Sekaligus membuat diri menemukan batasan baru, terutama ketika bekerja dari jalanan. “Wah, enak dong kalau harus ke Surabaya? Bisa makan enak sepuasnya.” Surabaya dan makanan enak adalah padanan pengertian kota yang seringkali terlontar dari orang-orang di sekitar. Rangkaian kalimat di atas seringkali pula keluarContinue reading “Sudut Jalanan dan Batasan”

Mencatat Perjalanan ke Bromo dan Jazz Gunung

“People travel to wonder at the height of the mountains, at the huge waves of the seas, at the long course of the rivers, at the vast compass of the ocean, at the circular motion of the stars, and yet they pass by themselves without wondering.” – St. Augustine Melihat gunung adalah salah satu kegiatanContinue reading “Mencatat Perjalanan ke Bromo dan Jazz Gunung”

Pertama dalam Lima Tahun

Kejadian pertama dalam lima tahun terakhir. Mungkin ini yang disebut orang banyak sebagai resiko. Saya pergi meninggalkan AirAsia Indonesia setelah nyaris lima tahun ada di dalamnya. Sepanjang waktu itu, rasanya saya tidak pernah terbang domestik dengan membayar harga normal. Pilihannya hanya tiga: perjalanan dinas menggunakan AirAsia, perjalanan dengan diskon pegawai atau perjalanan dengan maskapai lainContinue reading “Pertama dalam Lima Tahun”

Silampukau, Pencerita Dosa dari Surabaya

Dosa, Kota dan Kenangan mengubah wajah scene independen Surabaya. Jika sebelumnya kebanyakan memerankan fungsi konsumen, maka setelah album ini dirilis, peran produsen pun layak disematkan ke dirinya. Dan untuknya, Surabaya harus berterima kasih pada Silampukau. Coba tengok ke masa lalu, berapa banyak band asal kota ini yang berhasil keluar ke pasar nasional dengan karya yangContinue reading “Silampukau, Pencerita Dosa dari Surabaya”