Perjalanan yang Permanen

*) Buat Cirebon yang sebentar

Cirebon 18

Seratus meter tidak ada artinya, apalagi dua ratus. Kaki bisa melangkah semaunya, hanya berhenti ketika ia memerintahkan pesan motorik untuk diam dan tidak lagi mengayun. Langit menjadi lebih biru. Padahal yang ditinggalkan di belakang tadi, sedang cantik-cantiknya. Jarak menjadi teman. Perjalanan yang permanen sedang dijalankan.

Cirebon 5

Cirebon 9

Selalu ada yang pertama, yang perdana. Ia meninggalkan kesan, walaupun kebanyakan tubuhnya dirajah oleh kelelahan.

Cirebon 15

Cirebon 2

Fokus. Dan marilah menulis. Ini rintisan. Untuk menjadi selama-lamanya. (pelukislangit)

24 April 2016
Hotel Metland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s