Seri Taste Test yang Brilian

Di dalam sebuah makan siang, seorang teman pernah bilang, “Lix, ada tantangan yang jelas bagaimana menyeberang ke sisi sana. Sementara, di sisi yang sini, kita sudah kuat.” Mendengar dua kalimat itu membuat saya berpikir. Dalam konteks musik, dua sisi itu diterjemahkan dengan mereka yang ada di industri besar dan mereka yang ada di industri belumContinue reading “Seri Taste Test yang Brilian”

Advertisement

Ambil Bagian di RRREC Fest in the Valley 2015

Kenangan lama akan dikunjungi kembali dalam kemasan yang segar. RRREC Fest in the Valley 2015 akan berlangsung akhir pekan ini. Impresi pertama? Cukup: Yeah! RRREC Fest in the Valley akan berlangsung kembali di akhir pekan 25-27 September 2015 di Tanakita Camping Ground, Sukabumi. Long weekend, dengan sendirinya muncul tantangan berat menuju kota itu. Tentu saja,Continue reading “Ambil Bagian di RRREC Fest in the Valley 2015”

Jogja Jogja Jogja

Venue kepayahan menampung minat orang yang datang. Lebih dari seratus orang tidak kebagian tiket. Jogjakarta kali ini, di luar dugaan. Setelah Semarang, rombongan #RadioOfRockTour berpindah ke kota berikutnya, Jogjakarta. Kota ini punya banyak cerita untuk saya pribadi. Sampai hari ini, ada respek tertentu untuk seniman-seniman musik yang berbasis di kota ini. Terutama dalam hal mengapresiasiContinue reading “Jogja Jogja Jogja”

Menang Banyak bersama Dewa19

Di tulisan ini, saya nulis begini: “Saya sih, sudah siap. Mencari satu titik baik untuk menyaksikan mereka bermain. Tidak perlu paling depan. Tapi cukup lokasi yang pandangannya enak dan bisa teriak sekencang mungkin.” Tadi malam, Dewa19 membuat saya menunaikan ikhtiar ini. Saya ada di tengah-tengah lapangan yang penuh dan bernyanyi sampai serak mengikuti set Dewa19Continue reading “Menang Banyak bersama Dewa19”

Menariknya Semarang: Berulang Lagi

Semarang tidaklah asing. Dalam setiap kunjungan, kota ini seolah tidak henti mengingatkan bahwa mereka punya scene lokal yang menarik. Hal yang sama juga berlaku lagi kemarin. Rombongan #RadioOfRockTour masuk Semarang tanggal 2 September 2015 dini hari. Perjalanan dari distrik rumah kami di Tebet, Jakarta Selatan, memakan waktu setengah hari lebih. Padahal, kilometer tidak jauh. HambatanContinue reading “Menariknya Semarang: Berulang Lagi”

Seni Berkolaborasi

Tanggal 23 Agustus 2015 kemarin, teman dekat saya, Dimas Ario dan Nastasha Abigail menikah. Resepsi mereka dilangsungkan di Gunung Pancar, Sentul, Jawa Barat. Gayanya berbeda dan tidak biasa. Seru rasanya melihat banyak orang keluar dari kebiasaan mereka dalam menghadiri resepsi pernikahan. Dari semua momen indah yang terekam selama beberapa jam ada di tempat itu, obrolanContinue reading “Seni Berkolaborasi”

Pergi Tur, untuk Musik

Berpindah-pindah untuk urusan musik, selalu menyenangkan untuk dijalani. Pengalaman ini pernah mampir di medio 2000an dulu. Sekarang, ia kembali. Awal September, saya akan berada jauh dari Jakarta. Menengok kalender dan memastikan diri akan jalan ke beberapa kota secara spartan dalam rentang waktu seminggu itu benar-benar membuat antusiasme membuncah. Ada tiga kota yang harus disambangi semingguContinue reading “Pergi Tur, untuk Musik”

Jumpa Lagi dengan Dewa19

Saya dibesarkan oleh Dewa19. Album Format Masa Depan, merupakan album penuh pertama yang saya beli dengan uang sendiri. Itu terjadi tahun 1994. Yang namanya rekaman pertama, pasti tidak pernah bisa dilupakan. Ia menempel di memori. Sampai hari ini, dua puluh tiga tahun kemudian, rasanya saya memiliki lebih dari empat kopi Format Masa Depan-nya Dewa19. AlbumContinue reading “Jumpa Lagi dengan Dewa19”

AriReda

Ini AriReda; Ari Malibu dan Reda Gaudiamo. Alam raya mempertemukan kami di RRREC Fest 2014 yang lalu di Tanakita, Sukabumi. Mereka main di bawah pohon jengkol, persis setelah senja pergi memberi ruang pada gelap malam. Romantis. Plus, suasana selepas hujan menambah bumbu. Ari ternyata bernama belakang Malibu –baru disadari kemudian setelah diperhatikan dengan seksama— adalahContinue reading “AriReda”

Untuk Majalah Hai

Sebuah janji percakapan ternyata membuat saya kembali menulis untuk Majalah Hai. Premis terakhir malah terjadi tanpa rencana. Seperti sudah bisa ditebak, ia selalu menyenangkan. Saya berhutang banyak pada Majalah Hai. Majalah remaja laki-laki paling legendaris di Tanah Indonesia ini, adalah media nasional pertama yang menjadi rumah bagi saya. Sepanjang 1999-2000, saya bekerja untuk majalah ini.Continue reading “Untuk Majalah Hai”