Raksasa Itu Bernama Dewa19: Kata Pengantar untuk Sounds from the Corner

Malam itu, hidup berlangsung dengan begitu meriah. Energi ada di level penuh, siap teriak-teriak. Settingnya sebuah taman super besar yang sanggup menampung belasan ribu orang sekaligus. Raksasa akan bangun dari tidur dan siap membangunkan berbagai macam romansa lama yang pernah tercipta. Raksasa itu bernama Dewa19. Setiap anak muda Indonesia yang hidup di 90-an, pasti pernahContinue reading “Raksasa Itu Bernama Dewa19: Kata Pengantar untuk Sounds from the Corner”

Advertisement

Warna Segar Adhitia Sofyan di Album Keempat

Beberapa waktu yang lalu, saya kembali diminta untuk menulis press release bagi Adhitia Sofyan. Ia merilis album keempat berjudul Silver Painted Radiance. Tentu saja, kalau yang minta dia, tidak pernah bisa ditolak. Maklum, saya orang yang terkesima dengan dedikasi besarnya pada musik. Jadi, ya selalu dengan senang hati dikerjakan. Ini tulisannya. Selamat membaca. Albumnya sudahContinue reading “Warna Segar Adhitia Sofyan di Album Keempat”

RRREC Fest in the Valley 2015: After Movie Video

Beberapa hari yang lalu, saya ngobrol dengan Thema Isriarti, seorang teman di ruangrupa yang jadi project officer untuk Radio of Rock Tour Serial 2 beberapa minggu yang lalu. Obrolannya ngalor-ngidul, tapi benang merahnya adalah mencari tahu kapan kewajiban saya di perjalanan itu harus ditunaikan. Lalu dia tiba-tiba bilang, “Eh, Lix, gue udah mulai meeting RRRECContinue reading “RRREC Fest in the Valley 2015: After Movie Video”

(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Surabaya

Kota keempat di rangkaian #radioofrocktourserial2 adalah Surabaya. Sehari setelah Malang yang brilian. Di sepakbola, Surabaya dan Malang tidak beda dengan Jakarta dan Bandung. Tegang. Tidak jelas kenapa. Tapi, untunglah, untuk urusan musik, keduanya masih bisa berjalan beriringan. Pertunjukan keempat di Surabaya berlangsung di sebuah gedung yang biasanya digunakan untuk venue pernikahan. Kebetulan juga, gedung iniContinue reading “(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Surabaya”

(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Malang

Malang mencuri hati. Kota ini, secara kolektif menunjukkan kalau mereka punya kualitas baik dalam menjalani hidup. Mereka tahu bersenang-senang, tetap santai dan hangat dalam berbagai macam hal. Rombongan #radioofrocktourserial2 tiba di Malang setelah menunaikan perjalanan panjang dari Solo selama kurang lebih sepuluh jam. Lebih boros dari seharusnya. Kami melewati banyak potongan jalan yang bukan JalanContinue reading “(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Malang”

(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Solo

Setelah Purwokerto yang mengejutkan, #radioofrocktourserial2 berlanjut ke Solo. Perjalanan beberapa jam dengan bus, harus ditempuh di tengah malam. Selepas pertunjukan pertama, rombongan langsung bergerak menuju kota berikutnya. Beberapa dari kami kelelahan, beberapa juga sulit tidur. Solo, menghadirkan kenangan yang tidak kalah ciamik ketimbang Purwokerto. Tiket pertunjukan terjual habis. Panitia lokal bahkan sampai harus menyediakan layarContinue reading “(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Solo”

(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Jakarta-Purwokerto

Perjalanan #radioofrocktourserial2 dimulai 14 Februari 2016 yang lalu dari Jakarta menuju Purwokerto, kota pertama dari lima kota yang akan disinggahi oleh tur ini. Sebelumnya, hanya rombongan Efek Rumah Kaca yang punya ide tentang bagaimana anak muda menjalankan hidup dan bergaul dengan musik di Purwokerto. Ekspektasi tidak besar, tapi apa yang disajikan oleh Purwokerto benar-benar diContinue reading “(Snapshots) #radioofrocktourserial2: Jakarta-Purwokerto”

Setelah Bermain di Cikini Bergulir

“Selamat menikmati pertunjukan. Jangan lupa tersenyum yang lebar. Kita akan merasakan indahnya sebuah proses berkesenian. Semoga ide sederhana untuk menggulirkan berbagai macam pertunjukan musik di gedung-gedung pertunjukan yang dimiliki Jakarta bisa menggurita dengan cepat. Ini, bisa jadi momentum yang tepat.” Paragraf di atas diambil dari tulisan saya di booklet pengantar Bermain di Cikini: AriReda yangContinue reading “Setelah Bermain di Cikini Bergulir”

Terhisap Kita Sama-Sama Suka Hujan

Album live sejatinya merekam energi yang berputar-putar di tengah pelakunya. Ia tidak perlu sempurna secara keseluruhan. Yang paling dahsyat dari sebuah proses kolaborasi sesungguhnya adalah keberanian untuk membagi hasilnya ke orang banyak. Mempresentasikan apa yang telah didiskusikan dalam dedikasi waktu. Keberanian itu jadi titik utama, hasil seringkali menjadi bonus yang datang belakangan. Dalam kasus proyekContinue reading “Terhisap Kita Sama-Sama Suka Hujan”

2015 yang Bergelora

Tahun 2015 adalah catatan penting untuk perjalanan scene independen Indonesia. Begitu banyak rekaman bagus dirilis. Masing-masing menganut cerita yang menarik. Daftar ini disusun serampangan, tidak berdasarkan peringkat. Tercatat setidaknya ada tiga puluh album manis yang dirilis tahun ini. Yang ditayangkan di #LOKALwisdom adalah lagu-lagu yang menjadi favorit personal. Tidak melulu single yang dirilis oleh artisContinue reading “2015 yang Bergelora”