Orang Asing dan Ingat Madrid

Dua tahun yang lalu, di Madrid, saya diundang untuk makan besar bersama sejumlah orang yang statusnya asing. Ruang dan waktunya intens; orang-orang berkumpul membawa makanan masing-masing, tuan rumah mendominasi menu dan mengatur siapa harus makan apa dan bagaimana gilirannya. Silva Gracia Simanjuntak, seorang perempuan Batak dan teman baik, berjasa banyak membawa pengalaman ala bule iniContinue reading “Orang Asing dan Ingat Madrid”

Advertisement

Sepuluh dan Dua Belas

Di kota ini, kita tidak menggunakan satuan jarak, melainkan waktu. Ia lebih akurat. Karena jarak seringkali tidak masuk akal. Terlalu banyak faktor yang bisa memengaruhi hitungan akhir. Seringkali pula, membuat bebal dan kesal. Di Jakarta, hidup perlu untuk diakali. Ia tidak pernah biasa. Jadi, ketika sebuah hari Minggu datang dan ada ruang kosong yang bisaContinue reading “Sepuluh dan Dua Belas”

Bintaro

Jarak dan waktu memang menantang. Untuk tidak menjadi orang kebanyakan, perlu putaran otak ekstra untuk mengakalinya. Tapi, selalu bisa. Jakarta ada untuk ditaklukan, bukan untuk dikeluhkan. Selalu seperti itu. Bentangan jarak yang ‘hanya’ dua belas kilometer itu, bisa selalu ditempuh dalam durasi perjalanan yang normal. Berangkat kencan pukul 18.00. Naik motor, parkir di stasiun. LanjutContinue reading “Bintaro”