Inspirasi dari #LiveAtRUMAHBONITA

Sejatinya, rumah adalah tempat banyak keajaiban diawali. Rongga-rongga berpikir yang banyak, terkadang menghadirkan berbagai cerita seru yang sederhana. Buat pasangan Petrus Briyanto Adi dan Bonita Adi, itu diterjemahkan menjadi satu seri konser yang sangat menyenangkan.

DSCF7858

Cinere adalah tempat yang jauh. Saya familiar dengannya, tapi tidak pernah habis pikir dengan mereka yang sehari-hari mondar-mandir ke daerah itu.

“How can a guy survive Cinere on a daily basis, Bon?” tanya saya pada si empunya rumah, Bonita Adi, setibanya di rumah mereka, Sabtu, 12 Desember 2015.

“Tapi, begitu lo sampai sini, enak kan, Lix?” balasnya cekatan. Ia benar. Rumahnya menyenangkan. Khas rumah-rumah penyangga Jakarta di sisi Depok yang masih asri. Perjalanan ke sana dari Pejompongan malam itu, makan waktu 75 menit dengan sepeda motor. Bayangkan kalau naik kendaraan umum atau mobil, pasti lebih neraka jahanam.

Saya memenuhi undangan pasangan itu. Akhirnya bisa, setelah delapan kali –kalau tidak salah— sebelumnya selalu berhalangan.

Pasangan ini menggagas sebuah seri musik nan intim bernama #LiveAtRUMAHBONITA. Mereka membuka ruang di rumah pribadi mereka untuk sebuah pertunjukan musik. Yang main, kebanyakan teman. Idenya adalah berbagi dan merayakan musik. Lengkap dengan kegiatan pengawal yang baik; makan malam bersama.

DSCF7845

Adegannya selalu sama, Adoy –panggilan akrab Petrus Briyanto Adi— dan Bonita menyapa tamu secara resmi, memberikan perkenalan singkat tentang siapa yang akan main dan mempersilakan si penampil memulai setnya. Acara ini disiarkan langsung lewat kanal Youtube resmi mereka, www.youtube.com/rumahbonita.

DSCF7871

DSCF7866

“Kami berdua ingin mengembalikan ide bahwa pertunjukan bisa dilangsungkan di rumah. Dan musik ada untuk dirayakan,” kata Adoy di sela-sela perkenalan pembukanya malam itu. Yang bermain adalah Jubing Kristianto. Di beberapa bagian setnya, Jubing ditemani oleh Reda Gaudiamo, Ari Malibu dan Imada Hutagalung. Tuan rumah pun bermain bersama di ujung pertunjukan bersamanya.

DSCF7875

DSCF7928

DSCF7952

DSCF7978

Merayakan adalah kata kerja yang paling kontekstual untuk menjelaskan pengalaman yang saya miliki hari Sabtu kemarin.

Bayangkan saja: Teman-teman yang kebanyakan saling mengenal berjabat tangan mengawali malam. Lalu, yang tidak mengenal jadi kenal satu sama lain karena pasti ada koneksi yang menyambungkan. Akhirnya jadi ngobrol santai. Temanya juga menarik; mulai dari kemacetan Cinere yang luar biasa, anak korban bullying sampai uang pangkal sekolah yang dari segi angka sangat menakjubkan.

Belum lagi datangnya serombongan anak-anak sekolah yang baru saja melangsungkan konser perdana mereka siang harinya.

DSCF7851

“Itu anak-anak Cikal, Lix. Tadi siang gue datang ke konsernya. Mereka diajak gurunya ke sini, supaya tahu bahwa bikin konser itu nggak susah,” terang Adoy.

Pasangan ini sedang memulai sebuah tradisi yang indah. Oh ya, mereka juga seringkali dibantu oleh Bharata Eli Gulo, pemain perkusi Bonita and the HUSband.

Keintiman dan kehangatan rumah mereka menjadi senjata utama seri ini. Sepasang musisi ini memang paham bahwa ide tentang musik itu bisa membawa banyak efek bagi hidup manusia. Tidak ada yang spesial sebenarnya, semua bisa melakukan ini. Inspirasinya ada di sana. Membuat konser musik kontemporer di rumah, tidak beda dengan kegiatan reguler mengaji bersama komunitas dekat atau latihan koor lingkungan. Atau kalau mau mencari pembanding yang sama-sama kontemporer, senada dengan studio gig yang biasa digagas band-band hardcore atau punkrock.

DSCF7883

Yang mereka lakukan, adalah mengingatkan bahwa sebuah pertunjukan tidak perlu megah. Biaya untuk menyelenggarakannya pun bisa ditanggung bersama-sama. Di seri ini, mereka juga mengedarkan kotak sumbangan untuk orang-orang yang bekerja di situ dan mendukung pertunjukan berlangsung dengan baik.

DSCF7938

“Ya paling buat bayar pembantu gue. Dia harus dapat uang ekstra kan karena membersihkan banyak barang, cuci piring dan gitu-gitu deh. Terus kita juga kasih uang transport untuk mereka yang kerja, bayar listrik. Yah, semuanya dapatlah,” terang Adoy tentang upaya untuk meminta kontribusi uang serelanya dari mereka yang datang. Dan itu adil untuk semuanya.

DSCF7863

Lalu saya membayangkan banyak hal. Bagaimana jika ide sejenis bisa berjalan di banyak komunitas secara spartan? Saya tahu, bahwa ini bukan ide baru dan telah banyak orang yang melakukan ini. Tapi kalau gelombangnya dimulai dengan kekuatan yang masif, tentu saja efek bola saljunya akan lebih cepat tiba. Band baru pun, tidak punya alasan akan kekurangan kesempatan untuk main di depan orang banyak.

Kalau sering nonton film, anggap saja ini idenya mirip dengan pesta yang sering digelar di rumah kalau orang tua keluar kota. Atau mirip dengan mereka yang paham dengan konsep home session di rumah untuk penikmat musik dance. Mudah.

DSCF7997

Yang saya dapatkan di #LiveAtRUMAHBONITA sangatlah sempurna. Mungkin akan mencuri idenya satu hari nanti. Tapi, gambar-gambar di halaman ini sudah bisa membuat kamu berandai-andai untuk membuat versimu sendiri kan?

Semuanya mudah. Dan mungkin. Jangan lupa, kalau mau buat acara model begini, undang-undang ya. Terima kasih, Adoy dan Bonita (juga Bharata). Jasamu besar lewat inspirasi hebat ini. (pelukislangit)

DSCF8011

Rumah Depok, di teras baru ibu yang menyenangkan dan hari ulang tahun ayah
15 Desember 2015
00.26

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s